Langsung ke konten utama

PBNU Usul agar Pemerintah Larang Wahabi Takfiri, Ini Penjelasannya, Mohon Disimak!


LEMBAGA Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah Indonesia melarang persebaran paham wahabi salafi takfiri.

PBNU menjelaskan penganut paham wahabi takfiri sering mengkafirkan sesama muslim meski berbeda pendapat keagamaan.

“Yang dimaksud adalah paham salafi takfiri, yang mengkafirkan sesama muslim karena beda pendapat keagamaan sebagaimana yang diyakini oleh penganut aliran garis keras ISIS. Tidak semua Wahabi Takfiri, hanya sebagian saja,” kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur), saat dihubungi.



Dia mengatakan paham wahabi takfiri merupakan paham intoleran, misalnya yang mengharamkan tradisi seperti ziarah kubur.

Padahal, menurutnya, masyarakat diimbau untuk saling menghormati agar tidak terjadi perpecahan.

“Yang sering menyebar paham intoleran, suka mengharamkan amaliah masyarakat tradisional seperti ziarah kubur, tahillan, maulid dan lain-lain. Mengklaim paling benar dan menjadi hakim kebenaran bagi orang lain. Agar masyarakat hidup rukun, saling menghargai dan menghormati tidak merendahkan satu sama lain,” kata Gus Fahrur.


Namun Gus Fahrur mengaku kurang paham soal penyebab mengapa acara Hijrah Fest diusulkan pelarangan oleh Lembaga Dakwah PBNU.

Namun, dia menjelaskan, PBNU pada prinsipnya ingin ada dakwah Islam yang moderat dan toleran tanpa kekerasan.

“Soal hijrah fest saya kurang paham, apa penyebabnya. Yang jelas kita ingin melakukan dakwah Islam wasyathiyah, moderat dan toleran tanpa kekerasan dan menegakkan NKRI, seperti yang telah dilakukan oleh NU dan Muhammadiyah selama ini,” katanya.


Gus Fahrur mengatakan ormas Islam yang ada di Indonesia seperti PBNU dan Muhammadiyah bersepakat dakwah ahlusunah waljama’ah yang moderat, saling menghargai dan menghormati satu sama lain meskipun beda pandangan keagamaan dalam beberapa hal.

Selain itu, ormas Islam yang ada di Indonesia juga disebut menerima bentuk negara NKRI adalah final.

Namun hanya sebagian kecil aliran baru Wahabi Takfiri yang masuk Indonesia yang intoleran.

“Hanya sebagian kecil saja aliran baru Wahabi Takfiri yang masuk ke Indonesia yang cenderung radikal dan intoleran atau menginginkan bentuk negara khilafah. Ini yang harus dicegah, agar tidak menjadi bibit radikalisme agama atau ajaran kebencian,” ungkapnya.

“Intinya kita akan merangkul dan bekerjasama dengan semua aliran moderat dalam bernegara dan beragama,” tambahnya.

Lembaga Dakwah PBNU Usulkan Pemerintah Larang Paham Wahabi
Sebelumnya, Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah Indonesia melarang persebaran paham Wahabi.

Selain itu, LD PBNU meminta gelaran event HijrahFest atau HijabFest dilarang.

“Lembaga Dakwah PBNU merekomendasikan kepada pemerintah (dalam hal ini Kemenko Polhukam, Kemenkumham, Kemendagri, dan Kemenag) untuk membuat dan menetapkan regulasi yang melarang penyebaran ajaran Wahabiyah, baik melalui majelis taklim, forum kajian, media online, maupun media sosial (dalam bentuk tulisan, audio, maupun visual).

Selain itu, LD PBNU merekomendasikan pemerintah Indonesia agar melarang penyelenggaraan event yang menolak NKRI dan Pancasila.


“Lembaga Dakwah PBNU merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, untuk mewaspadai dan tidak memberikan izin penyelenggaraan kegiatan/event yang bertujuan untuk menolak NKRI dan Pancasila yang dibalut dengan penyelenggaraan kegiatan festival keagamaan ala milenial yang menarik minat generasi muda, seperti HijrahFest atau HijabFest,” lanjutnya.

Rekomendasi ini karena paham Wahabi dinilai kerap melontarkan tudingan bid’ah dan pengkafiran.

“Bahwa pada masyarakat muslim akar rumput kerap terjadi perdebatan, tudingan bid’ah, bahkan pengkafiran atas tradisi keagamaan yang dilakukan oleh mayoritas umat Islam oleh kelompok Islam yang mengikuti paham Wahabiyah,” ujarnya.

“Intinya kita akan merangkul dan bekerjasama dengan semua aliran moderat dalam bernegara dan beragama,” imbuhnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebakaran di RSUD Dr Kariadi Semarang.

*Kejadian Kebakaran di RSUD Dr. Kariadi Semarang*  A. Pada hari Kamis tanggal 30 Desember 2021 sekira pukul 18.50 WIB bertempat di RSUD Dr. Kariadi Semarang telah terjadi kebakaran Gedung Kasuari ruang (RMI) Rekam Medik.   B. Untuk seluruh pasien yang berada di Gedung Kasuari saat ini sudah di evakuasi oleh karyawan RSUD Kariadi Semarang dan dibantu personil Polrestabes Semarang.   C. Saat ini -+ 8 (delapan) unit pemadam kebakaran Kota Semarang masih melakukan upaya untuk memadamkan api. Titik api berasal dari ruang Rekam Medik (RMI) diduga sementara dari konsleting listrik. Untuk 31 pasien dari gedung Kasuari telah di evakuasi di Gedung Garuda.  D. Demikian laporan awal yang dapat disampaikan.  sorotnuswantoronews.com (SNNjateng)

Oven Bocor, Pabrik Kayu di desa protomulyo Kaliwungu selatan Kendal Dilalap Api Jumat, 30 September 2022 .

KENDAL,  Sebuah pabrik pengolahan kayu di Jalan Raya Kaliwungu-Boja, Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan, kabupaten kendal terbakar, Kamis (29/9/2022) malam. Kebakaran diduga karena tungku oven terlalu panas dan bocor.  Api terlihat membesar saat karyawan Pabrik Pengolahan Kayu Jati, CV Alamut Bumiwasesa membuka pintu tungku oven. Sejumlah karyawan mencoba memadamkan api yang sudah membakar tumpukan kayu di dalam tungku oven.  namun besarnya api membuat karyawan kewalahan, dan meminta bantuan pemadam kebakaran. Menurut karyawan pabrik, api sudah terlihat di bagian bawah tungku dan semakin membesar. Diduga kobaran api akibat tungku yang bocor, dan menyambar tumpukan kayu di dalam mesin oven.  “Saat kejadian sejumlah karyawan sedang lembur, dan mengerjakan proses pengeringan dengan tungku oven,” kata salah satu karyawan pabrik, Fahrul.  Dua unit pemadam kebakaran Pos Kaliwungu mencoba melokalisasi api agar tidak merambat ke bang...

Desa Kedung suren Rt01 RW 06 Melaksanakan kegiatan Gotongroyong ,bersih bersih lingkungan .

Kendal - 27-02-2022 ,RW 06-Rt 01 ,  Desa    Kedungsuren kaliwunguselatan melaksanakan kegiatan bersih- bersih  lingkungan (gotong royong) Gotong royong bisa dibilang menjadi satu di antara ciri khas Bangsa Indonesia. Perilaku gotong royong yang dimiliki Bangsa Indonesia telah ada sejak dahulu kala. Hal tersebut yang membuat gotong royong dianggap sebagai kepribadian dan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan Bangsa Indonesia. Perilaku gotong royong perlu ditanamkan dalam setiap elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia. Adanya kesadaran setiap elemen masyarakat dalam menerapkan kegiatan gotong royong bisa membuat hubungan persaudaraan makin erat. Situasi yang serba tidak menentu selama beberapa tahun belakangan ini memang memberikan banyak dampak dalam kesehatan Mengharap dgn sangat warga kedungsuren kususnya ketua2 RT dan RW bisa mengikuti jejak RT 1;RW 06 Krajan timur desa kedungsuren kec. Kaliwungu selatan  dgn tujuan :...